Eko Hadi Prasetiyono

Mei 20, 2009

Aaaaah Nak Kanak Ria!

Filed under: Ide yang baru muncul — ekohadip @ 12:10 p

Mungkin ada yang bertanya-tanya apa maunya nulis koq dengan judul seperti di atas. Namun mungkin ada juga yang sudah paham dengan arti judul seperti itu.

pagi di sanur Ya bagi mereka yang sudah pernah tahu dan paham bahasa Madura mengerti sudah apa  maunya judul itu. Saya yang hanya tahu sedikit tentang bahasa Madura berani menggunakan  judul seperti itu, kurang lebih judul di atas berarti Aaaaah Anak-anak Ini!.

Kenapa saya koq menulis seperti itu? Ada beberapa alasan yang saya mau sampaikan.

1. Ada aturan di sekolah, kalau di halaman sekolah siswa yang berkendaraan harus turun dan untuk kendaraan bermotor, mesin dimatikan.  Namun faktanya, masih ada saja siswa yang masih perlu diingatkan/diminta untuk turun dan mematikan mesin. Ini tidak hanya terjadi pada siswa namun siswi pun masih ada yang seperti itu.

2. Kebersihan kelas, sudah disediakan tempat sampah di depan kelas. Masih ada saja siswa/siswi  yang membuang sampah tidak pada tempatnya. Ada yang membuang sampah di dalam kelas bahkan ada yang memasukkan ke dalam laci bangku. Ada yang membuang sampah di dalam pot bunga dan lain-lain, intinya banyak yang membuang sampah sembarangan. Mestinya, siswa/siswi SMA tidak seperti itu.

3.  Siswa kelas XII sudah tidak ada pelajaran lagi karena Unas dan Ujian Praktek sudah selesai dilaksanakan. Tidak salah memang kalau siswa/siswi tersebut ada yang ke sekolah untuk menyelesaikan administrasi dan mencari informasi yang berhubungan dengan sekolah atau perguruan tinggi. Namun yang menjadi perhatian  adalah ada siswa yang ke sekolah, masih jam kanor,  memakai sandal jepit dan berkaos oblong. Tentu ini semestinya tidak perlu terjadi kalau anak tersebut merasa masih siswa di sekolah. Walaupun bukan siswapun rasanya kurang pantas kalau ke sekolah dan perlu dengan sekolah hanya memakai sandal jepit dan kaos oblong.

4.  Siswa terlambat. Sering terjadi keterlambatan pada siswa/siswi tertentu. Saya katakan seperti itu karena seperti berlangganan saja, kebanyakan yang terlambat ya itu itu saja siswa/siswi-nya. Alasan klasik yang digunakan adalah bangun kesiangan. Bahkan ada siswa yang kalau ke sekolah naik sepeda motor keluaran baru, dan jarak dari rumah ke sekolah hanya tiga kilo meter, juga berlangganan untuk terlambat.

Mestinya masih banyak hal yang bisa ditulis di sini, namun saat ini, saya rasa cukup itu dulu karena saya masih harus melakukan aktifitas yang lain.

Semoga menjadi inspirasi untuk mengkoreksi diri.

Maaf maaf kalau ada kesalahan.

1 Komentar »

  1. kalo terlambat terus guru yang sedang piket adalah Mr. Eko siap-siap aja lidahnya di setting jadi lidah orang bule ^________^ V soalnya bakalan ditanyain habis-habisan pakai bahasa ingris (pengalaman pribadi lhoh pak)..hihihihihh

    Komentar oleh Jizu — Mei 25, 2009 @ 4:21 p | Balas


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: