Eko Hadi Prasetiyono

November 10, 2008

Ketemu Aussie

Filed under: Umum — ekohadip @ 11:54 p

Hari ini merupakan peringatan hari pahlawan.

Upacara bendera dan sekaligus upacara hari pahlawan dilaksanakan dengan penuh hikmat.

Tidak seperti biasanya, setelah upacara tidak ada rapat dinas. Langsung pelajaran seperti biasa. Jadi jam pelajaran dimulai jam 8.30.
Pada saat melakukan pembelajaran, saya didatangi oleh seorang guru diminta untuk datang ke kantor kepala sekolah. “Ada orang asing” katanya”tidak ada guru yang bisa berkomunikasi dengan orang asing itu”.
Maklum, di SMA Negeri 1 Pare ini, pembelajaran dengan sistem moving class. Jadi untuk mencari keberadaan guru bahasa Inggris di kelas mana cukup sulit. Kebetulan kelas saya cukup mudah untuk dijangkau, jadi ya saya yang dimintai bantuan untuk berkomunikasi.
dscn1994 Sesampai di kantor kepala sekolah, sudah ada beberapa guru dan Aussie tadi. Aussie tadi namanya Mr. Gory perwakilan dari Gideaon International. Sebuah badan usaha yang memberikan bantuan penyebaran bible sejak tahun 1908. Setelah berkenalan dan basa-basi, Mr. Gory menyampaikan bahwa kedatangan beliau dan rombongan untuk memberi bantuan Bible ke sekolah dan para siswa yang beragama kristen.
Bible yang diperbantukan ada dua macam; 1. Bible yang berbahasa Indonesia dengan terjemahan bahasa Inggris ada 20 buah. 2. Bible yang berbahasa Indonesia, dengan ukuran lebih kecil diberikan kepada semua siswa yang beragama kristen sebanyak 100 buah.
Mr. Gory sebelum memberikan bantuan bible kepada siswa, di hadapan perwakilan siswa sebanyak 10 siswa, memberi motivasi kepada siswa untuk selalu belajar bahasa Inggris dan tidak lupa untuk selalu beribadah. Dia juga sempat berkomunikasi dua arah, dialog, dengan siswa. Dia juga sempat memberitahukan kalau bahasa Inggris itu mempunyai aksen yang berbeda di Australia, Singapura, Amerika, Inggris dll. Pembicara asli bahasa Inggris dari Australia kadang juga mempunyai kesulitan memahami pembicaraan pembicara bahasa Inggris dari UK. Oleh karena itu, dalam belajar bahasa Inggris perlu banyak berlatih dan mempelajari aksennya.
Pertemuan dengan Aussie tadi tidak berlangsung lama, hanya sekitar 30 menit saja. Namun dari pertemuan yang singkat itu ada kesan tersendiri. Saya bisa menggunakan bahasa Inggris saya dengan native speaker, yang sudah lama tidak saya gunakan dengan native speaker. Bisa memberi kesempatan kepada siswa untuk mempraktekkan bahasa Inggris mereka.

Akhirnya semoga bantuan yang diberikan bermanfaat. Begitu juga dengan tulisan ini, saya berharap bisa memberi semangat untuk belajar berbuat baik .

Maaf maaf kalau ada yang tidak berkenan.

Maaf maaf

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: