Eko Hadi Prasetiyono

Agustus 9, 2010

CAUSATIVE VERBS

Filed under: ENGLISH GRAMMAR — ekohadip @ 5:45 p
Tags: , , ,

Sesaat setelah mengerjakan kuwajiban sebagai hamba Allah untuk sholat dzuhur, Ada siswa yang mendekat dan bertanya tentang Causative Verbs. Meski sedang tidak mengajar saya jawab sepintas bahwa Causative Verbs digunakan untuk mengemukakan bahwa seseorang meminta atau menyuruh orang lain untuk mengerjakan sesuatu. Mudahnya bicara Subject menyuruh Object (orang) untuk melakukan sesuatu.

Kata kerja yang sering digunakan dalam hal ini adalah: HAVE, MAKE, dan GET.
Causative Verbs ini bisa digunakan dalam berbagai tenses sesuai dengan kebutuhan.

Rumus yang biasa digunakan untuk memudahkan mengingat dan menggunakan Causative Verbs adalah:

S + HAVE/MAKE + O (orang/pelaku) + V-1 + …

S + GET + O (ORANG/PELAKU) + TO V-1 + …

Have dan Get mempunyai makna yang sama yaitu menyuruh atau membuat. Sedangkan Make mempunyai makna yang agak lebih kuat yaitu memaksa.

Contoh: I have my brother wash my shoes.
Diina has Annen do the English homework.

The teacher makes the students do the test individually.

Coba bandingkan dengan contoh di bawah yang menggunakan GET

Cindy gets her sister to sweep the floor
Mary and her sister get their friend to arrange the party.

Bentuk Causative ini bisa digunakan pada kalimat PASSIVE dengan rumus sebagai berikut:

S + HAVE/MAKE/GET + N (benda) + V-3

I have my shoes washed

The teacher gets the test done individually

Sudah saya katakan tadi bahwa causative verbs bisa digunakan dalam berbagai tenses tergantung kebutuhan.

Misalkan salah satu contoh di atas digunakan dalam bentuk future:

I will have my brother wash my shoes.

Saya kira cukup keterangan penggunaan dan contoh untuk memperjelas Causative Verbs. Untuk memudahkan anda mengingat … praktekkan dalam berbagai situasi. Selamat mencoba semoga berhasil. Sukses untuk kita semua.

2 Komentar »

  1. simpel tapi mudah dimengerti. thanks pak.

    Komentar oleh abdi — November 24, 2010 @ 6:20 p | Balas

  2. Salut untuk Bapak…saya kira sebagai guru kita tidak perlu memandang waktu apakah masih dalam jam dinas atau di luar…Akan lebih baik lagi jika kita membuka diri “I welcome any questions about English language 24/7″…Mohon maaf ya Pak…

    Komentar oleh Dwi — Desember 12, 2010 @ 11:46 p | Balas


RSS umpan untuk komentar-komentar dalam tulisan ini. URI Lacak Balik

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Theme: Rubric. Blog pada WordPress.com.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.